Monday, June 26, 2017

Remaja Alyssa Carson dan planet merah Mars

REMAJA PUTERI ALYSSA CARSON YANG MENAKJUBKAN

Di usia 3 tahun, kanak-kanak Amerika ini sudah bercita-bercita terbang ke planet merah Mars. Bulan bukan pilihannya. Jalan terbuka lewat banyak usaha: sejak usia 13 tahun Alyssa mulai dilatih dan dididik oleh NASA untuk menjadi astronot, manusia pertama yang akan mendarat di Mars tahun 2033.

Saat ini Alyssa sudah berusia 16 tahun. Dia hidup wajar dan happy seperti semua remaja atau gadis usia muda, meski seluruh kehidupannya selanjutnya akan dijalani dalam dunia eksplorasi angkasa luar, planet Mars khususnya.

Terlampir 4 mem yang saya buat tentang Alyssa Carson. Saya berharap, ada sekian remaja puteri Indonesia yang mampu mengikuti jejak Alyssa Carson, remaja yang luar biasa ini





Izinkan saya bertanya: Wahai remaja puteri Indonesia, di manakah kini kalian berada? Sedang diapakankah kalian sekarang di negeri kalian sendiri? Punyakah kalian kecerdasan dan ilmu pengetahuan tentang angkasa luar, dan tentang planet Mars?


Punya nyalikah kalian untuk menjadi para astronot yang akan mendarat di planet merah ini lalu, bersama sangat banyak astronot lain yang berasal dari berbagai tempat di Bumi, akan mengubahnya tahap demi tahap menjadi planet yang dapat didiami dengan aman seperti halnya planet Bumi?

Aktivitas jangka panjang yang melibatkan iptek modern yang makin maju untuk tahap demi tahap mengubah suatu planet asing supaya akhirnya dapat manusia diami dan hidup di situ dengan aman dan terjamin, seperti hidup di Bumi, dinamakan terraform.

Tetapi hal sebaliknya juga sangat dapat dilakukan. Secara alamiah yang memerlukan waktu panjang, atau dipercepat lewat teknik pengeditan gen yang dinamakan DNA-editing CRISPR Cas9 (yang dijalankan ketika suatu organisme masih berbentuk embrio), manusia mengalami perubahan atau mutasi genetik atau superevolusi genetik sehingga dapat hidup dengan baik, aman dan terjamin kendatipun berbagai kondisi alam planet Mars tidak berubah penuh untuk menyamai kondisi-kondisi alam planet Bumi.

Planet Mars berubah, dan Homo sapiens yang mendiami planet ini juga disengaja diubah. Perubahan dua pihak ini mempercepat usaha kolonisasi Mars oleh organisme Homo sapiens yang telah mengalami superevolusi genetik. Bagaimana wujud dan sifat Homo sapiens jenis baru ini? Saya tidak tahu. Setidaknya, organisme jenis baru ini merupakan perpaduan biologi tinggi yang berbasis carbon dan mesin cerdas yang berbasis silikon.


Ini puisi saya untuk kalian, para remaja kebangsaan Indonesia:

Arahkan mata ke langit kelam
Di malam hari yang gelap hitam
Fajar ilmu pengetahuan gantikan malam
Diterangi tak terhitung bintang
Samudera jagat kini menantang!
Tak cukup lagi main layang-layang!
Tak cukup lagi boneka ditimang-timang!

Tak cukup lagi mendendang madah Bumi
Gubah dan lantunkan lagu Bima Sakti
Galaksi yang harus kalian eksplorasi
Dari generasi ke generasi nan lestari

Jangan lagi hidup dalam bayang-bayang
Melesatlah masuk ke dunia antarbintang!
Masa depan kita di sana membentang
Arungi sebagai prajurit pejuang!

Salam,
ioanes rakhmat
26.6.2017

#AlyssaCarson
My fatherly love for you
I do hope that I still could see you landing on Mars and walking amazingly on its surface within my lifetime.