Saturday, April 4, 2015

Viktor E. Frankl: Temukan makna dalam azab anda!

Kalau anda ditanya, hal apa yang menjadi pendorong utama anda mau hidup, apa jawab anda? Kata Sigmund Freud (1856-1939), bapak psikoanalisis, mendapatkan kesenangan, itulah faktor utama yang memacu kemauan kita untuk hidup. Dalai Lama ke-14 menyatakan hal yang serupa: tujuan utama kehidupan kita adalah mendapatkan kebahagiaan. Bapak mazhab psikologi individual Alfred W. Adler (1870-1937) memandang menjadi individu yang holistik, tidak terpecah, untuk mendapatkan kekuasaan yang berguna untuk mengubah sesuatu agar lebih baik, adalah pendorong utama seseorang mau hidup.
 
Viktor E. Frankl, M.D., Ph.D.

Anda tahu Viktor E. Frankl, Ph.D. (26 Maret 1905 – 2 September 1997), seorang neurologis dan psikoterapis keturunan Yahudi kebangsaan Austria? Dia adalah salah seorang yang selamat dari penderitaan berat Holokaus. Oleh Nazi, dia dijadikan seorang pekerja paksa di empat kamp konsentrasi Nazi (Auschwitz, Dachau, Kaufering, dan Tuerkheim) kurun 1942-1945. Kedua orangtuanya, saudara lelakinya, dan istrinya yang sedang hamil, semuanya mati, dibunuh dan mati alamiah karena sakit, selama masa-masa sulit mereka. Kalau Elie Wiesel (lahir 30 September 1928) yang juga berhasil bertahan hidup selama Holokaus terkenal di dunia lewat novel-novel serialnya yang mengisahkan pengalaman-pengalamannya selama Holokaus, Frankl termasyhur lewat apa yang dinamakannya logotherapy.