Saturday, November 22, 2014

Fideisme, ada. Saintisme, tidak ada!

Tangga menuju sorga di langit atas, tentu hanya ada dalam iman, alias ada hanya dalam angan-angan!

Apa itu fideisme? Dari kata Latin “fides” (artinya: iman/kepercayaan) yang ditambah isme, fideisme adalah suatu sikap mental, sekaligus ide atau ideologi, yang menganggap iman keagamaan berada di atas segala-galanya, bahkan di atas semua fakta sains.

Orang yang bermental fideis, dalam setiap perbedaan pendapat, akan dengan kepala batu berkata, Pokoknya gue mau percaya begini apapun kata loe! Pokoknya gue percaya iman gue paling benar, tidak pernah bisa salah, persetan dengan fakta-fakta ilmiah! Pokoknya gue mau percaya begini, apapun kata semua orang, sampai dunia kiamat, dan gue akan pasti ketemu Tuhan yang akan bela gue nanti!  

Jangan harap anda bisa mengubah mental dan pikiran setiap orang fideis. Tentu kita harus bersyukur jika seorang fideis berubah, menjadi terbuka pada pandangan-pandangan saintifik, dan menjadi ramah dan mau berdialog. Berubah tidak lagi nyinyir dan nyolot kalau bercakap-cakap dengan orang lain yang berbeda. Tetapi, mustahil berharap mereka akan berubah drastis seperti ini. Allah sendiripun yang mahatahu dan mahabijaksana bisa jadi sudah kewalahan dengan setiap fideis.

Apa itu saintisme? Dari kata Latin scientia (Inggris: science; artinya: ilmu pengetahuan, atau sains) yang ditambah isme, saintisme (Inggris: scientism) diartikan para fideis sebagai suatu sikap mental dan ide atau ideologi yang dianut para saintis, yang membuat para saintis bermental sama dengan mental para fideis dan memiliki asumsi yang sama dengan yang dipegang para fideis tetapi berlaku dalam dunia sains. Itu kata para fideis.