Friday, October 3, 2014

TUBUH diubah jadi CAHAYA, mungkinkah?

Pertanyaan saya pada judul di atas tidak berada dalam koridor teologi gerakan New Age, yang meyakini bahwa tubuh manusia bisa diubah menjadi tubuh malaikat atau “angelic body” lewat ritual-ritual mereka. Dengan kata lain, diubah menjadi tubuh cahaya, light body. Saya menilai, mereka hanya yakin saja bahwa mereka, lewat berbagai ritual, telah berubah jadi malaikat, kendatipun dalam realitas tetap masih insan-insan belaka.

Yang ada dalam pikiran saya adalah sains dan teknologi yang bergerak dalam kawasan yang sangat halus, yakni nanoteknologi. Satu nano adalah 10-9, artinya ukuran 1 per 1.000.000.000. Apa itu nanoteknologi? Jawabnya, nanoteknologi adalah teknologi yang sangat advanced, yang menciptakan materi, peralatan dan sistem-sistem pada skala nanometer, dan memanfaatkan fenomena dan properti baru (fisikal, kimiawi, dan biologis) pada skala itu. Dibayangkan, di depan ini lewat nanoteknologi, kita dapat mengubah apapun yang material (fisikal, kimiawi, dan biologis) menjadi atom-atom atau molekul-molekul, yang bisa ditransformasi ke bentuk baru apapun yang kita kehendaki.

Anda tentu sudah tahu, cahaya juga memiliki properti partikel yang dinamakan foton. Foton berada pada level dunia sub-atomik. Nah, saya berpikir, nanoteknologi yang sudah sangat advanced bisa mengubah tubuh kita menjadi partikel-partikel foton. Artinya, lewat nanoteknologi tubuh kita bisa ditransformasi menjadi cahaya. Alhasil, lewat nanoteknologi nanti kita bisa menjadi organisme cahaya. Saya masih menunggu konfirmasi dari beberapa fisikawan dunia tentang apakah hal ini mungkin.